Pupuk Bersubsidi Langka, Petani Keluhkan Ke DPRD Sumenep

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Sejumlah petani di Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur mengeluhkan terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi di daerahnya. Kelangkaan pupuk itu disampaikan kepada anggota DPRD Sumenep, Ach. Naufil MS.

Berdasarkan keterangan Naufil, Warga yang datang kepadanya mengeluhkan soal jatah pupuk yang tidak sesuai dengan kebutuhan para petani. Padahal, mereka sudah tergabung dalam kelompok tani dan mengusulkan kebutuhan pupuk melalui kelompok sesuai dengan luas areal lahan yang dimiliki.

“Sangat sedikit, kebutuhan kelompok 6 ton hanya fikasi jatah 1 ton. Dan seperti keterangan warga, penunjukan jatah pupuk bersubsidi bukan berdasarkan RDKK, tetapi lama dan barunya kelompok tani yang dibuat,” terang Naufil pada wartawan, Kamis (07/10/2021).

Jenis pupuk subsidi yang dibutuhkan petani adalah urea. Untuk pupuk jenis ponska, kabarnya petani diberi kelonggaran untuk menebus lebih dari jatah yang sudah ditentukan.

“Kami tampung semua keluhan warga itu,” ujarnya

Petani mengaku sulit untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, seperti pupuk jenis Urea. Bahkan sekalipun petani tersebut telah terdaftar sebagai anggota Kelompok Tani (Poktan).

“Informasi yang disampaikan pada kami. Ada sekitar 10 anggota kelompok tani yang mengadu. Dan kami pasti menindaklanjuti keluhan ini,” terangnya.

Politisi PKB itu mengaku jika nantinya ditemukan adanya kejanggalan maka tidak akan segan membawa persoalan itu ke ranah hukum.

“Persoalan ini tidak bisa dibiarkan, jika ada penyelewengan itu pidana karena pupuk itu disubsidi menggunakan uang negara,” tegas dia.

Reporter : zr

Publisher : yudhik/tondo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *