Pilkades Di Kabupaten Sampang Ditunda Sampai Tahun 2025, Ini Alasannya

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SAMPANG, Jatimexplore.net- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di Kabupaten Sampang, resmi dilakukan Penundaan sampai dengan tahun 2025, Pilkades secara serentak itu akan di ikuti 180 Desa, alasan penundaan itu pertimbangannya adalah dengan meledaknya Kasus Covid – 19 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (05/07/2021).

 

Polemik yang berkembang di masyarakat tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa akhirnya terjawab.

Sekian banyaknya kasus Covid-19, dikabupaten Sampang, kini juga masalah Surat Edaran (SE) Mendagri, jika ingin dilakukan pemilihan maka pula dilaksanakan secara perdusun dengan kapasitas sebanyak 500 Orang, namun kembali melihat tertibnya dan kesadaran pemilih, maka diharuskan melakukan Pilkades pada tahun 2025 dengan ketentuan yang ada.

Keputusan tersebut tertuang dalam peraturan Bupati (Perbub) sampang nomor 188.45/272/KEP/434.013/2021 tahun 2021 tentang pemilihan kepala desa serentak di kabupaten Sampang ditetapkan di Sampang pada tanggal 30 juni 2025.

Dari hasil Konfrensi Pers di Aula Besar (Pemkab) Sampang, yang dipimpin langsung oleh Sekda, sekertaris daerah Yuliadi Setiawan menyampaikan bahwa, secara peraturan baik Perda dan Perbup sudah selesai dan final. Namun harus dengan kehatian-hatian Bupati dan Wakil Bupati Sampang dalam memutuskan, keputusan tentang pelaksanaan Pilkades tahun 2025.

“Demikian adannya Perda dan Perbup sudah selesai dan sudah final dimana, Bupati dan Wakil Bupati Sampang dengan mempertimbang secara matang demi kehati – hatiannya, maka Pemilihan Kepala Desa nanti dilaksanakan pada tahun 2025,” ucapnya.

Masalah dengan adanya Covid – 19, dengan prediksi yang tidak ada yang tahu kapan berakhirnya Covid – 19 ini. Menurut sekda, sesuai surat edaran pemerintah pusat di tahun 2026 Covid akan berakhir, maka mempercepat pelaksanaan pemilihan serentak pada tahun 2025 dengan 180 desa yang ada di kabupaten Sampang.

Misalkan, jika nanti pada tahun 2025 tetap Covid, maka akan siapkan anggarannya untuk Pilkades dengan secara E-Voting yang anggarannya luar biasa, karena kata Sekda, menyiapkan alat eletronik untuk memilih Pemimpin Desa, dengan itu maka akan di siapkannya.

“Kami disini sebagai Pemerintah wajib melindungi rakyatnya. Karena keselamatan Rakyat di kabupaten Sampang ini adalah diatas segalanya, dan itu menjadi salah satu prioritas kami selaku sebagai Pemerintah,” tutupnya.

Reporter : SH
Publisher : Yudhik/Tondo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *