7 Tahun Jadi DPO, Akhirnya Warga Kangean Diringkus Polisi

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net- Tim gabungan Polsek Kangean, Polres Sumenep berhasil meringkus Mudahrin warga Dusun Lambang Deje, Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur

Pria yang berumu 38 tahun itu sempat menjadi buronan aparat kepolisian di tahun 2014 lalu, karena terlibat kasus penganiyaan dan berhasil diringkus oleh tim gabungan dari Polsek Kangean, Resmob dan tim Jokotole yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kangean Iptu Agus Sugito, SH, MH.

Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyampaikan, bahwa Mudehrin telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban bernama Amin Jakfar pada hari Senin, (13/1/2014) silam sekira pukul 19.00 Wib di sebelah selatan pertigaan SDN Kalikatak III Desa Kalikatak Kecamatan setempat.

“Mudahrin pada tahun 2014 telah melakukan penganiayaan dengan cara membacok menggunakan sebilah pedang sebanyak 1 (satu) kali mengenai kaki kiri korban Amin Jakfar,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan, akibat pembacokan itu, kaki kiri korban Amin Jakfar mengalami luka bacok yang cukup parah hingga di amputasi. Tersangka Mudahrin sempat kabur dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 7 tahun.

“Dan alhamdulilah tersangka berhasil kita tangkap kemarin, Selasa (18/5) di rumahnya sendiri” tuturnya.

Ketika dilakukan interograsi pelaku mengaku secara terus terang bahwa benar dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap korban Amin Jakfar.

Dikarenakan melakukan tindak pidana penganiayaan berat atau penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. “Maka pelaku akan kami menjerat dengan Pasal 354 ayat (1) KUH Pidana Subs. Pasal 351 ayat (2) KUH Pidana,” Pungkasnya.(zr/yudhik/tondo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *