BPPKAD Sumenep Masih Memberlakukan Pemutihan Denda Pajak Yang Mempunyai Tunggakan Sampai Desember 2019

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mengajak para warga selaku wajib pajak agar secepatnya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum ada penerapan/pemberlakuan denda.

Kepala BPPKAD Kabupaten Sumenep Rudi Yuyianto mengatakan pemberlakuan denda bagi bagi yang menunggak pajak tinggal tiga bulan lagi.

“Sejak Januari hingga Desember 2019, pemerintah masih memberlakukan pemutihan denda bagi wajib pajak yang mempunyai tunggakan,” kata Rudi Yuyianto, kepada awak media, Senin (16/9/2019).

Ia berharap, masyarakat segera melunasi kewajibannya membayar tanggungan pajak, apalagi tidak ada denda. Namun, tahun 2020 denda pajak diberlakukan kembali.

“Ayo cepat bayar pajak PBB-nya sebelum denda itu diterapkan kembali, terutama yang mempunyai tunggakan,” ajaknya.

Dengan begitu, Rudi optimis pada tahun 2019 omset pajak di Kabupaten Sumenep akan mengalami peningkatan. Apalagi, omset pajak dari perhotelan dan restoran. Termasuk pajak dari sektor pariwisata.

“Saya yakin omset pajak di 2019 ini meningkat. Karena dunia pariwisata saat ini mulai berkembang dan dikembangkan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Rudi juga mengungkapkan, untuk capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2018, tercatat hingga Rp180 miliar atau sekitar 79,66 persen. Dengan target Rp 226 miliar. Pencapaian ini dinilai sudah bagus. Namun, perlu ditingkatkan lagi.

“Pencapaian ini sudah bagus, tapi perlu ditingkatkan,” paparnya. (Ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *