Presiden Jokowi : Kita Tidak Bisa Intervensi Putusan Mahkamah Agung (MA).

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUKOHARJO, Jatimexplore.net – Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait larangan mantan koruptor mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

Sebagaimana diketahui, hasil uji materi terkait larangan mantan narapidana kasus korupsi, bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak untuk menjadi bakal calon anggota legislatif dalam Pemilu 2019 sudah diputus oleh MA pada Kamis, 13 September 2018 lalu.

Dalam pertimbangannya, Mahkamah Agung (MA) menyatakan bahwa ketentuan yang digugat oleh para pemohon bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi, yaitu Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“ Keputusan Mahkamah Agung (MA) harus kita hormati dan itu wilayahnya judicial, di yudikatif. Kita tidak bisa intervensi,” tutur Presiden Jokowi, seusai meninjau pelatnas Asian Para Games di Hartono Trade Center, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (15/09/2018).

Menurut Presiden Jokowi, masyarakat Indonesia sudah semakin matang dan dewasa dalam menentukan pilihannya dalam memilih anggota legislatif baik di DPRD tingkat Kota/Kabupaten, DPRD tingkat Provinsi, maupun di DPR dan DPD.

“ Dalam memilih anggota legislatif masyarakat sudah semakin matang, semakin dewasa, semakin pintar melihat siapa yang harus dipilih, pasti melihat rekam jejak, track record, serta karakternya,” Pungkas Presiden.( Robet).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *