Tolak Tambang Fosfat, Sejumlah Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Sumenep

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net- Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam From Pejuang Mahasiswa (FPM) melakukan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (07/04/2021).

Mereka menolak upaya pemerintah yang memberikan ruang bagi pengusaha untuk melakukan penambangan fosfat melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2013-2033.

Pantauan Media ini, sejumlah Mahasiswa ini membawa sejumlah poster dengan tulisan,
“Batalkan segala bentuk sekma perampasan lahan dan kebijakan yang merugikan petani,” tulisnya.

Salah satu Orator aksi, Dinda mengatakan, pemerintah harus menggagalkan rencana revisi RTRW yang akan menambah wilayah penambangan fosfat tersebut. Sebab, daerah yang akan menjadi objek penambangan fosfat tersebut merupakan wilayah pertanian. Sementara, kehidupan warga Kota Keris ini bergantung pada pertanian.

“Ini sangat merugikan masyarakat Sumenep khususnya petani. Jika dibiarkan legal, masyarakat yang akan mendapatkan dampaknya tambang ini,” jelasnya.

Lanjut Dinda, penambangan fosfat bukan merupakan upaya untuk mempercepat perekonomian Kabupaten Sumenep. Melainkan hanya akan merusak lingkungan dan kreativitas yang dimiliki masyarakat Kota Keris ini.

“Tambang fosfat jelas bukan analisis yang tepat untuk pertumbuhan perekonomian Sumenep,” tandasnya.

Pertama mereka menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD. Mereka menyampaikan aspirasinya ke wakil rakyat meski tidak sampai ditemui, dan selanjutnya mereka menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Bupati.

“Kami akan terus menyuarakan aspirasi ini. Karena ini demi kelanjutan hidup masyarakat Sumenep,” tukasnya.(ZR/Tondo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *