Pasang Tarif Rp 500 Ribu per Kencan, Mucikari AEE Akhirnya Dibekuk Polisi

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Reserse Kepolisian Resort (Resmob Polres) Sumenep, menangkap berinisial EAA (30), warga Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep.

EAA diduga terlibat kasus prostitusi. Diketahui EAA dalam satu kali kencan memasang tarif Rp. 500 ribu kepada pelanggannya.

Dibenarkan oleh Kapolres Sumenep, AKBP. Darman, dalam press release pada Rabu (20/01/2021) siang. bahwa rata-rata, perempuan yang dijual EAA kepada laki-laki hidung belang adalah mereka para pekerja seks Komersial (PSK), baik dari daerah luar Madura, maupun asli Kota Sumenep.

“Sang mucikari ternyata menjalankan profesinya dengan cara menyediakan sejumlah perempuan dan memberi patokan tarif harga Rp. 500.000 ribu kepada pelanggannya. Dari harga itu, dirinya mengambil untung Rp. 200.000 ribu,” jelasnya.

Menurut Darman penangkapan terhadap terduga EAA berdasarkan interogasi kepada salah satu pasangan sejoli yang digrebek di sebuah rumah kos-kosan di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan hasil informasi yang dihimpun polisi, rumah kost di kawasan tersebut memang sering dijadikan tempat ‘Esek-esek’ alias perbuatan mesum (Prostitusi).

“Anggota melakukan penyelidikan dan pengrebekan di rumah kos itu, ditemukan dua sejoli di dalam kamar kos sedang melakukan esek-esek,” paparnya.

Saat polisi melakukan interogasi pada pasangan sejoli itu, ada pengakuan mengejutkan jika mereka menerima jasa prostitusi dari seorang mucikari.

Dengan informasi tersebut polisi bergerak cepat melakukan penangkapan kepada inisial EAA di sebuah warung yang berada tidak jauh dari rumah kos.

“Atas perbuatannya EAA dijerat pasal 296 dan 506 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 1 tahun 4 bulan,” ancamnya. (Bahri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *