Legislator Minta Pemkab Sumenep Data Bansos Dipublikasikan

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sukri meminta Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, mempublikasi data penerima bantuan sosial (Bansos).

Dan meminta lakukan validasi data masyarakat terdampak virus Corona. Pasalnya, jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan sosial berbeda dengan kondisi di lapangan.

“Kami meminta Pemkab Sumenep dapat mempublikasi data penerima Bansos, dan melakukan validasi data yang terdampak Covid-19. Agar masyarakat dengan mudah mengetahui informasi yang mendapatkan bantuan,” kata Sukri, Minggu (17/05/2020).

Dengan uang tunai sebesar Rp 600 ribu per Kepala Keluarga (KK) per bulannya sangat rawan menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat. Sebab, sambung dia, masyarakat miskin baru yang didata oleh setiap pemerintah desa jumlahnya sangat banyak.

“Jumlahnya bisa mencapai 3 hingga 5 kali lipat dari rencana KK yang akan menerima bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,” paparnya.

Sukri menilai, hal ini tentu akan membuat pusing aparat kewilayahan, mulai ditingkat RT atau RW, Kepala Desa, hingga Camat. Sebab, masyarakat yang minta dimasukkan ke dalam data yang akan menerima bantuan sangat banyak jumlahnya.

Maka tidak sedikit para ketua RT, RW dan kepala desa yang mendapat protes bahkan diancam oleh warganya sendiri yang merasa pendapatannya kurang akibat terdampak COVID-19 ini, karena mereka tidak dimasukkan ke dalam data penerima bantuan.

“Ini akan menambah kebingungan dari para ketua RT atau RW dan Kepala Desa. Sebagai contoh, ada desa yang sudah mengajukan data lebih dari 500 KK, sedangkan yang akan menerima hanya sekitar 200 KK. Tentu hal ini akan menjadi permasalahan baru dan gejolak masyarakat di tengah wabah COVID-19 ini jika Pemkab Sumenep tidak segera mengambil langkah antisipasi,” Ujarnya.

“Dan data yang sudah mendapatkan bantuan Bansos harus dipublikasikan. Agar masyarakat tidak kebingungan apakah dirinya mendapatkan atau tidak,” tegasnya. (Bahri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *