Diduga Gelapkan Sertifikat Rumah, Devi Aprilianita Ancam Laporkan Notaris Moh. Farid ke Polisi

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Devi Aprilianita ancam akan melaporkan Notaris Moh. Farid Zahid, SH., M.Kn ke Polisi lantaran diduga telah menggelapkan sertifikat rumahnya.

Berdasarkan pengakuan Devi Aprilianita sertifikat rumah miliknya yang berlokasi di perumahan Bumi Sumekar itu dinitipkan ke Notaris Moh. Farid itu lantaran rumahnya mau dijual. Tanpa sepengatahuan dirinya tiba-tiba sertifikat tersebut diberikan kepada seseorang.

“Awalnya saya menitipkan sertifikat rumah saya ke Notaris Moh. Farid karena mau saya jual. Ternyata tanpa sepengatahuan saya dikasih kepada seseorang,” kata Devi, Selasa (25/3/2020).

Parahnya, rumah miliknya ditempati seseorang yang mengaku disuruh oleh ayahnya. Diketahui ditempati oleh orang pada saat dirinya datang belanja lewat rumah tersebut tiba-tiba lampunya hidup.

“Saya tidak mahu tahu, pokoknya kalau sertifikat rumah saya tidak dikembalikan akan saya laporkan ke Polisi,” ancamnya.

Perempuan yang berprofesi sebagai bidan itu menjelaskan kronologis kepemilikan sertifikat rumahnya, bahwa membeli rumah itu kepada IC (inisial) pada tahun 2015 lalu. Kemudian dibalik nama atas nama dirinya sendiri.

“Mulai sejak itu juga rumah itu saya tempati bersama ibu. Karena saya sudah memiliki rumah baru, saya beserta keluarga pindah ke rumah baru. Karena sudah tidak ditempati, saya punya inisiatif untuk menjualnya,” ujarnya.

Pada tahun 2018 dirinya menitipkan sertifikat rumahnya ke Notaris Moh. Farid, meminta bantuannya untuk menjuaalkan rumahnya. Namun anehnya, tiba-tiba rumah itu ada yang menempati. Padahal rumah itu sudah dua tahun tidak ditempati lagi.

Saat itu dirinya dengan suaminya gedor-gedor pintu, tidak ada yang menjawab. Kemudian dirinya bertanya kepada Pak RT setempat, dan Pak RT ternyata juga tidak tahu siapa yang menempati rumahnya.

“Karena saya curiga, kemudian saya dan suami kembali kerumah saya itu, dan kembali mengedor pintu. Akhirnya ada seorang keluar dari rumah saya. Ketika saya bertanya kamu siapa dan dari mana dapat kunci rumah saya. Orang itu menjawab, hanya disuruh menempati rumah ini oleh ayahnya dan dia mengatakan sertifikat asli ada di ayahnya. Dari itu saya kaget karena dua tahun lalu (2018) saya menitipkan sertifikat rumah saya ke Notaris Farid,” beber Devi.

Dari pernyataan itu, kecurigaan Devi dan suaminya semakin memuncak dan akhirnya dia mendatangi Notaris Moh. Farid dan menanyakan dimana sertifikat rumah miliknya.

“Namun Notaris Farid menjawab, tunggu masih dicari. Akhirnya saya memberi waktu satu atau dua hari untuk mencarinya. Namun setelah hari ini saya kembali lagi, ini sudah satu minggu saya beri waktu ternyata Notaris Farid bilang bahwa sertifikat rumah saya dikasihkan sama pak IC (Inisial).

“Saya heran kenapa Notaris Farid bisa memberikan sertifikat rumah kepada orang lain, padahal saya yang menitipkan. Saat ditanya mana bukti surat kalau sertifikat rumah saya sudah dikasihkan sama orang lain, lagi-lagi Notaris Farid bilang suruh tunggu masih dicari, padahal sekarang sudah serba canggih, tinggal ketik di Komputernya pasti sudah ketahuan kemana sertifikat saya,” jelasnya pula.

Sementara itu, notaris Moh. Farid Zahid saat dikonfirmasi oleh Jatimexplore.net dikantornya tidak ketemu. (Bahri).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *