Pengedar Narkoba Asal Manding Sumenep Dibekuk Polisi

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Sukardi (30) warga Dusun Cangkreng, Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibekuk polisi setempat, Senin (24/02/2020), sekitar pukul 15.30 Wib.

Warga Manding itu, terpaksa berurusan dengan polisi lantaran kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu di wilahayah hukum Kecamatan Manding.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, mengatakan tersangka diamankan di area rumah warga yang terletak di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru Sumenep.

“Penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa di daerah Kecamatan Rubaru sering dijadikan transaksi Narkoba jenis sabu-sabu,” ujarnya.

Dengan informasi tersebut anggota Satresnarkoba Polres Sumenep yang dipimpin KBO Satresnarkoba IPTU Agus Rusdiyanto melakukan penyelidikan.

Hasil dari penyelidikan didapat informasi bahwa terlapor Sukardi akan melakukan transaksi, petugas bergagas melakukan penyelidikan secara intensif, diketahui terlapor berada di area rumah warga akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

“Pada saat itu langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan,” ujarnya.

Hasil dari penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 4 (empat) poket/kantong plastik klip kecil yang berisi narkotika jenis sabu-sabu masing-masing berat kotor ± 0,38 gram, ± 0,36 gram, ± 0,32 gram, ± 0,30 gram (jumlah berat kotor keseluruhan ± 1,36 gram) yang terbungkus plastik klip kecil, yang disimpan pada tumpukan batu dan genting di samping rumah milik warga.

“Setelah ditunjukan kepada terlapor dia mengakui bahwa Narkotika jenis sabu-sabu tersebut adalah miliknya. Selanjutnya terlapor berikut barang bukti diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” paparnya.

Rincian barang-bukti yang diamankan
4 poket/kantong plastik klip kecil yang berisi narkotika jenis sabu-sabu masing-masing berat kotor ± 0,38 gram, ± 0,36 gram, ± 0,32 gram, ± 0,30 gram (jumlah berat kotor keseluruhan ± 1,36 gram, 1 kantong plastik klip kecil sebagai tempat menyimpan 4 poket narkotika jenis sabu-sabu, 1 unit handphone merk “NOKIA” type RM-944 warna hitam kombinasi silver, 1 unit sepeda motor merk “Honda Vario FI” warna putih No. Pol : M-2035-XB.

“Atas perbuatannya tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ancamnya. (Bahri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *