Pendakian Tipis Puncak Buntu, Watu Jengger, Jatirejo, Mojokerto

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MOJOKERTO, Jatimexplore.net – Sahabat Jatimexplore, menceritakan tentang keindahan dan destinasi kekinian di wilayah kabupaten MOJOKERTO, tiada akan habis hingga fajar menjelang.

Sebut saja bagian surga tersembunyi di daerah Nawangan, Jatirejo, Mojokerto. Puncak buntu, Watu Jengger.

Keindahan Bukit Jengger begitu menakjubkan, mulai memasuki dusun Nawangan, sahabat Jatimexplore, akan diberi suguhan alas jati disepanjang mata memandang. Tampak dikejauhan lembah dalam yang hijau menyelimuti rimbunnya alas Jati.

Sesampai di desa Nawangan, pendaki bisa menitipkan sepeda motor atau mobil, di halaman rumah, penduduk dengan tarif Rp 5.000/ Motor dan Rp 10.000/ Mobil.
Selain tempat parkir, juga terdapat warung kecil untuk mengisi perbekalan atau sekedar ngopi, ngeteh, dan makan mie instan.

Start pendakian pun dimulai, jalanan menanjak cukup menguras keringat pendaki menyapa sahabat Jatimexplore, sebelum akhirnya tiba di pos Base Camp perijinan.

Ditempat perijinan, sahabat Jatimexplore di wajibkan mengisi data diri, dan tentunya harus membayar retribusi sebesar Rp 11.000/ orang.

Menuju puncak, sahabat Jatimexplore harus melewati 3 Pos pendakian, yang masing masing pos, menawarkan pemandangan eksotis yang berbeda.
Sahabat Jatimexplore, tidak usah khawatir untuk tersesat, karena di setiap persimpangan terdapat tanda yang cukup jelas menuju puncak.

Pos pertama dan pos ke 2, terdiri dari Hutan Pinus, pohon karet yang menjulang, selepas itu, menuju pos 3 vegetasinya terlihat lebih rapat.
Dan menuju puncak, sejauh mata memandang tampak jurang, tebing, hutan, yang terbelah oleh derasnya sungai.

Rasa lelah, penat, dan terkurasnya keringat pendaki, terbayarkan setelah sampai di puncak, tiupan angin gunung, serta dinginnya kabut, menyentuh jiwa yang dalam.

Sering kali di puncak buntu ini diselimuti kabut tebal, menimbulkan Sensasinya yang luar biasa, dan sahabat Jatimexplore bisa mengabadikan moment spesial tersebut dalam bentuk fotografi yang pasti keren banget.

Rasa syukur, kehadirat TUHAN YANG MAHA ESA, bisa menikmati keindahan diatas 1100m dpl puncak Watu Jengger

Tips untuk pendaki.
* Sebaiknya tidak mendaki di musim hujan, karena jalan setapak yang licin dengan kemiringan hampir 60° menuju puncak.

* Sebaiknya tidak mendirikan tenda menuju puncak, karena hembusan angin, yang akan langsung menerpa tenda pendaki. (EdanE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *