Awak Media Dilarang Meliput Pelantikan Kades

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kadis Pemdes Dan Kasat Pol PP Angkat Bicara

TANGERANG, Jatimexplore.net – Sejumlah awak media meminta klarifikasi kepada Dinas Pemdes Kabupaten Tangerang, terkait larangan terhadap awak media untuk melakukan liputan pada pelantikan 153 Kades terpilih di Kabupaten Tangerang tahun 2019, yang digelar di GSG Tigaraksa, rabu (11/12/2019).

M. Nasir salah satu wartawan dari Media PatroliIndonesia.com mengatakan, pelarangan ini merupakan bentuk pengebirian terhadap awak media.

“Kami sebagai penyampai informasi kepada publik merasa di kebiri oleh Panitia Pelantikan Kepala Desa Kabupaten Tangerang, jelas ini melanggar UU PERS NO 40 TH 1999 Tentang Kebebasan Pers,” ujar Nasir

Sementara itu, Kepala Dinas Pemdes H. Adiyat yang di dampingi oleh Sekdis Pemdes Yoyon Suryana sangat menyayangkan adanya pelarangan terhadap awak media.

Menurutnya, tidak ada instruksi dari Pemdes untuk melarang atau membatasi awak media dalam menggali informasi, dan mempublikasi acara yang memang seharusnya diketahui oleh masyarakat Kabupaten Tangerang tersebut.

“Kami atas nama pihak pemerintah daerah khususnya PEMDES sangat menyayangkan kejadian itu dan kami mohon maaf kepada segenap Awak media,” ucapnya.

Adiyat juga menganjurkan media untuk mengkonfirmasi kepada pihak keamanan yang terdiri dari unsur Pol-PP, POLRI dan TNI. Mengapa bisa terjadi pelarangan.

“Pada prinsipnya kami tidak ada intruksi kepada pihak keamanan untuk membatasi atau larangan meliput untuk kegiatan ini tapi apabila itu terjadi silahkan teman-teman menanyakan langsung kepada pihak keamanan yang di kordinasi oleh Satuan SATPOL PP karena di luar sepengetahuan kami,” jelas Adiyat

Terpisah, Kasatpol PP Bambang Mardi saat di konfirmasi oleh awak awak melalui telepon mengatakan, bahwa hal itu sudah tertuang dalam PROTAP Keamanan.

Bambang Mardi pun mengakui bahwa memang ada pembatasan untuk undangan yang masuk ke dalam GSG, mengingat kapasitas ruangan yang terbatas.

“Ada undangannya pak untuk kawan media dalam meliput, kalau tidak ada undangannya memang tidak bisa masuk,” kata Bambang Mardi lewat telepon. (Ahmad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *