Peringati Bulan Bahasa, MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Sumenep adakan Kompetisi Bahasa dan Sastra Indonesia se Madura

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Dalam rangka memperingati bulan bahasa yang jatuh pada Bulan Oktober pada tiap tahunnya, guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kabupaten Sumenep Tingkat SMA/SMK sederajat, Tahun Ajaran 2019/2020 kali ini adakan Kompetisi Bahasa dan Sastra Indonesia se wilayah madura.

Kompetisi yang bertempat di Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kabupaten Sumenep ini, diadakan pada hari ini Sabtu (26/10/2019) di mulai jam 06.30 WIB dengan registrasi peserta kompetisi sampai dengan selesai.

Kompetisi yang khusus mendalami bahasa persatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini merupakan yang kedua kalinya setelah Tahun Ajaran 2017 lalu.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh ketua MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Sumenep Drs. Rafiudin M.Pd kepada reporter media Jatim Explore.net sewaktu ditemui disela sela kesibukannya merekap hasil ujian peserta lomba.

“Ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya setelah Tahun 2017 lalu, setelah kegiatan tersebut ternyata ada tindak lanjut dari Kabid GTK Wilayah Provinsi maka tahun ini kami adakan lagi, Kabid GTK Provinsi meminta bagaimana supaya bisa meningkatkan nilai UAN siswa kelas XII khususnya pelajaran Bahasa Indonesia di Kabupaten Sumenep.” Ujar Pak Rafi (sapaan akrab beliau).

Lebih lanjut Pak Rafi menerangkan “oleh karenanya, dengan momentum Bulan Bahasa ini, sekalian kita memperingatinya sekaligus menindak lanjuti permintaan dari Kabid GTK Provinsi, dengan harapan semoga siswa yang sudah ikut kompetisi ini bisa terdongkrak nilainya ketika mengikuti ujian nanti”.

Pada tempat yang terpisah reporter media ini juga berhasil mewawancarai Bapak Hari salah satu panitia yang bertugas di acara kompetisi.

Pak Hari menjelaskan “kompetisi kali ini di ikuti siswa/siswi tingkat SMA/SMK sederajat sebanyak 151 peserta se wilayah madura, sebenarnya pendaftar ada sekitar 156 cuma yang hadir dan melakukan registrasi sebanyak 151 peserta.”

Lebih lanjut Pak Hari menerangkan perihal sistem kompetisi yang harus dilalui oleh peserta, “dalam kompetisi kali ini siswa untuk mencapai final harus melalui 3 tahapan, tahap pertama peserta mengerjakan soal pilihan ganda 50 soal dengan waktu 120 menit, tahap kedua 10 peserta dengan nilai tertinggi dinyatakan lolos dan membuat essai dengan waktu 60 menit, tahap ketiga 4 peserta dinyatakan lolos lalu mempresentasikan hasil membuat essai tadi dengan waktu 15 menit.” Ujar Pak Hari panjang lebar.

“Jadi, pemenang kompetisi kali ini akan mengambil 4 kandidat dengan asumsi juara 1, 2, 3 dan Harapan 1. Adapun hadiah yang bisa dibawa pulang oleh pemenang kompetisi yaitu berupa Trophy, Sertifikat dan uang pembinaan, juara 1 Rp. 750.000, juara 2 Rp. 500.000, Juara 3 Rp.300.000 dan Harapan 1 Rp. 250.000.” Tutup Pak Hari.

Sekedar diketahui, saat berita ini dinaikkan kompetisi masih sedang berlangsung memasuki tahap kedua dengan jumlah peserta 14 orang, dikarenakan ada nilai peserta pada tahap pertama yang jumlah nilainya sama, jadi ke 14 peserta tersebut bisa mengikuti tahap selanjutnya. (RIANA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *