Manusia Paling Baik Adalah Yang Bermanfaat Bagi Manusia Yang Lain

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Seperti biasa, setiap akhir jam mata pelajaran yang saya ampu, saya selalu meminta kepada siswa untuk mencari kata kata mutiara atau kata bijak yang bisa dijadikan motivasi dan penyemangat bagi kita semua untuk mengarungi perjalanan kehidupan ini.

Pernah pada suatu hari tepatnya hari Jumat (11/10/2019) yang lalu, kebetulan saya memang punya jam mata pelajaran terakhir di kelas X selama 2 jam mata pelajaran. Sebelum kegiatan belajar mengajar saya tutup, tidak lupa saya meminta kepada sebagian siswa untuk mengungkapkan kata mutiara yang sudah dipersiapkan sebelumnya, tanpa menunggu waktu cukup lama akhirnya ada salah satu siswa mengacungkan tangan.

“Saya pak”, ucap Ilyas Febriyanto salah satu siswa kelas X yang memang cukup terkenal aktif, bahkan setiap saya minta untuk mengutarakan kata kata mutiara dia selalu mengacungkan tangan.

Jika pada sebelum sebelumnya saya tidak memberikan kesempatan, kali ini dia (Febri, sapaan akrabnya) saya persilahkan untuk mengutarakannya, disamping itu siswa lain tidak ada yang mengacungkan tangan, dan juga waktu sudah cukup mendesak dengan ditandai bunyinya loudspeker pada masjid terdekat dengan sekolah kami tanda jum’atan sudah hampir dimulai.

“Jadilah orang yang bisa mengorangkan orang lain” ujar Febri dengan suara lantang dan berapi api menyampaikan kata mutiaranya yang juga di simak oleh semua teman temannya.

“Maksudnya kita sebagai manusia tidak hanya memikirkan kebaikan diri sendiri tapi juga harus bisa memberikan manfaat pada orang lain.” Terang Febri ketika saya minta penjelasan terkait kata mutiara tersebut.

” Kita yang ditakdirkan sebagai mahluk sosial tidak bisa hidup sendirian, hidup kita juga bergantung pada orang lain, oleh karenanya sebisa mungkin dalam hidup ini, untuk menjaga keberlangsungan hidup ini, kita harus bisa menjaga kerukunan dan kebersamaan dengan yang lain terutama dengan yang ada di sekitar kita.” Tutup Febri.

Sejenak saya mengingat dan merenung pada salah satu kalender yang ada di tembok rumah yang terdapat hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi “khoirun nas anfauhum lin nas” (sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain).

Jika dikorelasikan antara apa yang disampaikan oleh Febri dengan hadits Nabi tadi, maka sangatlah jelas bahwa dalam hidup ini kita tidak bisa mengklaim diri ini manusia paling baik jika hanya tidak pernah berbuat maksiat atau tidak pernah melakukan suatu tindakan tercela.

Hidup dalam kehidupan ini akan menjadi bernilai jika kita mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekitar serta mampu memberi warna yang indah pada manusia yang lainnya.

(Riana/Penulis merupakan salah satu pengajar di salah satu pendidikan swasta di Kabupaten Sumenep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *