Legislator Desak Disnakertrans Sumenep Agar Memperhatikan Maraknya TKI Ilegal

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Masih maraknya Tenaga Kerja Indonesia(TKI) asal Sumenep yang berada di luar negeri, yang tidak mengantongi dokumen resmi atau ilegal membuat anggota komisi V DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, angkat bicara.

“Kami mendesak Disnakertrans untuk menekan laju penyumbang devisa negara ke negeri jiran dengan cara ilegal,” tegas Suroyo kepada awak media.

Karena ketidaklengkapan dokumen membuat mereka tidak nyaman bekerja dan terancam. Saat mereka sudah sampai ke lokasi kerja, maka dipastikan tidak akan tenang dan nyaman. Sebab, dikhawatirkan ditangkap oleh polisi Diraja Malaysia.

“Keberadaan mereka harus sembunyi-sembunyi dari kejaran petugas. Konsekuensinya, jika tertangkap mereka dipulangkan paksa,” ujarnya.

Menurut politisi Gerindra ini, mereka yang berangkat dengan cara ilegal rata-rata tidak memiliki skill atau kemampuan dan keahlian. Mereka bekerja dengan kuli bangunan saja. Mereka tidak berangkat melalui jalur resmi lantaran tidak memiliki skill keterampilan), jadi lebih memilih jalur illegal.

“Karena dinilai prosesnya melalui tekong sangat cepat, sementara menggunakan jalur pemerintah prosesnya lama,” paparnya.

Jadi, pihaknya mendesak Pemkab Sumenep melalui instansi untuk bisa menekan TKI Ilegal. Instansi harus memiliki terobosan agar bisa menyadarkan masyarakat.

“Kami meminta Disnakertrans untuk sering turun ke lapangan melakukan sosialiasi kepada masyarakat. Terutama dampak negatif menjadi TKI Ilegal. Juga memberikan komitmen kepada masyarakat bahwa pemerintah akan mempermudah masyarakat untuk berangkat ke luar negeri,” saranya.

“Yang lebih penting, pihaknya Pemkab bisa menyediakan lapangan kerja agar tidak banyak warga yang bertandang ke luar negeri” tambahnya. (Lis/Bahri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *