Polisi Ringkus Lima Orang Saat Asyik Pesta Narkoba

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Satresnarkoba Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur berhasil mengamankan lima orang yang diduga melakukan pesta Narkotika jenis sabu-sabu.

Kelima tersangka diantaranya Rendy Nandika Pratama (21) warga Dusun Panggung, Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Moh Ilham Risqiyadi (22) warga Jalan Mahoni II/31, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Moh Nurul Iman (22) warga Jalan Jaksa, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Sama’udin (22) warha Dusun/Desa Baban, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Hasania (46) warga Jalan Utara SDN Kal Timur V, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan kelima tersangka diamankan di kamar rumah milik Moh Nurul Iman Jalan Jaksa, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep pada Selasa, 28 Mei 2019 sekitar pukul 22.00 Wib.

“Penangkapan terhadap kelima tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa rumah terlapor sering dijadikan tempat pesta Narkotika,” ujarnya.

Dengan informasi tersebut Polisi melakukan penyelidikan secara intensif, diketahui bahwa didalam rumah terlapor terdapat beberapa orang akan melakukan pesta Narkotika, maka petugas langsung melakukan penggerebekan disertai penggeledahan, ditemukan 4 (empat) orang sedang melakukan pesta Narkotika dan barang bukti berupa 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu beserta alat hisapnya.

( Salah satu tersangka seorang wanita bernama Hasania)

Setelah diintrogasi terhadap tersangka Rendy Nandika Pratama dia mengakui mendapatkan barang haram itu dari Hasania, selanjutnya dilakukan pengembagan dan petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap Hasania didalam rumahnya serta dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 10 poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu di dalam tolet (lemari berhias) yang disimpan didalam dompet kecil warna kuning dan ditemukan juga barang bukti berupa uang Rp. 450.000 didalam saku celana sebelah kanan yang dikenakan oleh Hasania merupakan uang hasil penjualan Nakrkotika jenis sabu kepada Rendy Nandika Pratama setelah ditunjukan Hasania mengakui bahwa Narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Rendy 1 poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,56 gram, seperangkat alat hisap terdiri dari sebuah bonk terbuat dari botol plastik, pada tutupnya terdapat dua lubang masing-masing tersambung dengan potongan sedotan warna putih dan sebuah pipet kaca, 1 buah sendok sabu yang terbuat dari potongan sedotan warna putih, 1 unit HP merek OPPO warna merah,” jelasnya.

Sementara dari tangan tersangka Moh. Ilham Riqiyadi 1 unit HP merk OPPO A37 warna gold kombinasi putih bersilikon bening, tersangka Moh. Nurul Iman 1 unit HP merk OPPO F1S warna gold kombinasi putih bersilikon bening, Sama’udin 1 unit HP merk OPPO A37 warna gold kombinasi putih, Hansania 10 poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu masing-masing berat kotor ± 0,30 gram, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,34 gram, 0,34 gram, 0,34 gram, 0,36 gram, 0,36 gram, 0,38 gram (berat keseluruhan 3,88 gram), 1 buah dompet kecil warna kuning sebagai tempat menyimpan sabu.

Dan seperangkat alat hisap terdiri dari sebuah bonk terbuat dari botol plastik, pada tutupnya terdapat dua lubang masing-masing tersambung dengan potongan sedotan warna putih, 1 buah sendok sabu yang terbuat dari potongan sedotan warna putih, 4 lembar uang Rp. 100.000, dan 1 lembar uang Rp. 50.000, total keseluruhan uang Rp. 450.000, hasil penjualan Narkotika jenis sabu kepada Rendy Nandika Pratama, 1 buah HP merk MITO warna hitam.

( Salah satu barang bukti yang berhasil diamankan polisi)

“Kelima tersangka berikut barang bukti sudah diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya kelima tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ancamnya. (Bahri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *