Legislator Tegaskan Pengawasan Pekerjaan Proyek di Sumenep Harus Diperketat

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Pekerjaan proyek fisik di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapatkan perhatian ketat dari anggota Komisi III DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).

Abdurahman Taufik Anggota Komisi III DPRD Sumenep meminta pengawasan proyek fisik di sejumlah titik Kabupaten ujung timur pulau Madura hendaknya diperketat. Hal tersebut untuk memastikan pekerjaan itu sesuai dengan perencanaan dan rencana anggaran belanja (RAB).

“Kalau sudah diperketat otomatis akan meminimalisir penyimpangan proyek, baik yang dibiayai APBD maupun APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara),” tegasnya.

Kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sumenep ini pengawasan terhadap sejumlah proyek itu hendaknya dilakukan secara berlapis. Mulai dari konsultan pengawas, termasuk juga instansi terkait.

“Pengawasan harus dilakukan mulai dari start pekerjaan sampai tuntas. Sehingga, jika ada temuan yang tidak sesuai spesifikasi bisa langsung dilakukan perbaikan oleh pihak rekanan, tidak usah menunggu pekerjaan selesai,” ujarnya.

Lanjut Abdurrahman, pengawasan secara ketat itu dibutuhkan, agar program pemerintah ini bisa dinikmati masyarakat dengan aman dan nyaman. Hal itu akan terjadi apabila program tersebut sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan.

“Ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Makanya, harus sesuai dengan ketentuan dan spesifikasinya. Otomatis, outputnya akan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Juga, proyek tersebut bisa bertahan lama,” tuturnya.

Selain itu, pengawasan super ketat dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan pekerjaan proyek. Tentu saja, pihak rekanan harus memperhatikan masalah kualitas pekerjaannya.

“Tentunya pekerjaan proyek yang dianggarkan sesuai dengan harapan masyarakat, yakni kualitas yang bagus. Intinya, pekerjaan itu jangan hanya asal jadi saja, melainkan harus memperhatikan aspek kualitas juga. Sebab, di bawah sudah banyak warga yang mengeluh terkait pekerjaan proyek,” paparnya.

Pengawasan pekerjaan proyek fisik juga bisa dilakukan oleh masyarakat sekitar. Apabila ditemukan tidak sesuai dengan harapan dan ketentuan, hendaknya segera melaporkan kepada pihak terkait.

“Kami juga akan ikut mengawasi pekerjaan proyek fisik. Meskipun secara teknis instansi terkait yang banyak tahu. Namun, kami juga memiliki tanggungjawab untuk ikut memastikan proyek tersebut berkualitas atau tidak. Dan, pelaksanaan proyek harus bisa diselesaikan tepat waktu,” ungkapnya.

“Memang, saat ini sejumlah proyek di Sumenep sudah hampir semua terealisasi. Tidak hanya proyek kecil, melainkan proyek gede juga sudah direalisasikan. Apalagi, masa anggaran dari kegiatan ini sudah hampir berakhir. Kami harap juga sesuai tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” tegasnya. (Lis/Bahri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *