Harga Gas Elpiji 3 Kg di Kepulauan Sumenep Tembus Rp. 40 Ribu

Share This Post
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMENEP, Jatimexplore.net – Harga gas elpiji 3 kilogram di sejumlah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami kenaikan yang cukup tinggi dan makin tak terkendali.

Yang sebelumnya harga normal gas elpiji 3 kilogram hanya berkisaran Rp 24, naik menjadi Rp 30 sampai 40 ribu.

Kondisi ini dipengaruhi oleh karena kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di sejumlah daerah, selain itu karena tidak adanya pelayaran ke pulau karena cuaca laut kembali ekstrem.

Abdur Rahman, (40), tokoh masyarakat Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Sumenep kepada Jatimexplore menuturkan, bahwa gas elpiji 3 kilogram sudah mulai langka. Sehingga sebagian besar warga kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

“Gas elpiji yang berukuran 3 kilogram disini sudah mulai mahal, selain mahal juga sulit untuk mendapatkannya,” ujarnya Jum’at (24/8/2018).

Menurut Abdur, harga normal per tabung elpiji ukuran 3 kg Rp 24 ribu, lalu naik menjadi Rp 28 ribu, dan naik lagi menjadi Rp 30 ribu dan terus naik hingga tembus Rp 40 ribu.  

“Kenaikan ini bagi kami biasa saja, karena kalau memang cuaca ekstrem biasanya sudah mulai langka dan harganya mahal. Iya, karena tidak ada kapal yang berani berlayar,” paparnya.

Hal senada dituturkan Wasik (30) warga Pulau Kangean Sumenep, bahwa banyak warga yang mengeluh naiknya harga gas elpiji 3 kilogram.

“Disini juga naik, iya katanya karena gas elpiji 3 kilogram sulit didapat. Dan banyak warga ganti menggunakan kayu bakar,” ujarnya. (Bahri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *